Tuesday, March 27, 2012

Four Inspiring Men

A bit funny when I think about this post. It wasn't too hard to think about inspiring men for me. I used to make this post titled "five inspiring men". But I just could find four.. -_-"
haha.. let's see who they are...

Tadaaaaammm.. 
4th:
Lee Min Ho

I don't really excited about korea but since I've seen 'city hunter',
I captivated with an actor named Lee Min Ho.
He is so cute, cool, and handsome..!! xP
but I don't like his performance in Boys Before Flower. so feminine.. :(
He teaches me to look after my appearance because when people see you, the first thing they recognize is your appearance.


3rd:
Michael Bublé
He is so handsome, talented, has a great voice, cute, cool, modest.
His age is more than 35 but He still look young.
I love his song titled 'home', 'haven't met you yet', 'my everything'.
He inspires me to  learn more about music.
I hope someday I can meet him.
I want to be his piano player.
That's my dream.
:)


2nd: 
Barrack Obama
The First Man of United States.
The first African-American President of States.
He is so brave, strong, family loving, modest.
I proud for he had lived in Indonesia, my country.
Obama, please take me your country.
Please, please, please, please.....


And in the first position is belong to:
Ricardo Izecson dos Santos Leite
(Kaká)
So proud of him.
Handsome, faithful, family loving, modest, religious, healthy, elegant, and  
He is belong to Jesus.
All criterias that I like is on him. ;p



 

Friday, March 23, 2012

Blogging, Journal, Diary, yeah.. whatever it calls...

Seperti yang sering saya utarakan.
It difficult for me to turns mind into words..
Namun sepertinya itu yang harus saya lakukan untuk kemajuan diri saya.
Sepertinya saya akan sering meng-update blog. Hehehe..

Kenapa blog?
1. Untuk Umum
Karena blog ini bisa dibaca orang dari seluruh dunia.. hehe.. Saya dapat belajar untuk menyusun kata dalam bercerita tentang apa yang saya rasakan dan pikirkan. Hal itu membuat saya harus berhati-hati dengan apa yang saya tulis.

2.Komentar
Karena ada fasilitas komen, saya bisa dapat saran atau kritik dari yang baca, meskipun kebanyakan para komentator langsung mendatangi saya dan berkomentar tentang apa yang saya post..

3. Menulis Bebas
Saya dapat menulis apapun dan merenunginya..
Mengetik sesuatu lalu menghapusnya lagi dan mengganti dengan yang baru.

4. Melihat kebelakang
Tentu hidup ini harus selalu berfokus ke depan, tapi dengan melihat ke belakang, saya dapat memetik pelajaran, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan.

Namun yang paling saya harapkan adalah semoga blog saya dapat menjadi berkat untuk orang lain.
:)

Kesempatan

Tidak ada orang yang sempurna.
Tidak ada orang yang seumur hidupnya hanya bahagia yang dirasakan.
Tidak ada orang yang tidak pernah berbuat dosa.
Tapi itu semua bukanlah suatu excuse untuk hidup sembarang.
Setiap orang yang masih bisa menghirup udara diberi kesempatan untuk berubah, neither to be good or bad.
Semuanya itu pilihan.

Hari ini ketika aku buka mata, aku merasa semua baik-baik saja. Bahkan sangat baik.
Hari ini adalah Hari Raya Nyepi umat Hindu. Di hari aku dan teman-teman berencana menghadiri PA Guru Sekolah Minggu di Bandung.
Aku, Ka Ira, Iyong, Wawa, Ocha, Hanna, Ka Grey dan Bang Kolter bertemu di damri dan berangkat dengan menggunakan mobil bang Itor.

Semuanya masih baik-baik saja. Sampai sebelum masuh tol Cipularang, macet banget dan ternyata ada kecelakaan. Setelah melewati itu, lalu lintas kembali lancar. Kira-kira waktu yang kami tempuh selama 3 jam untuk tiba di lokasi. Acara berlangsung dengan hikmah. Setelah acara selesai, ada sedikit pertimbangan apakah langsung pulang atau jalan-jalan dulu. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan dulu, tapi sayangnya kami terjebak macet. Aku, Iyong, dan Ocha memutuskan untuk berjalan kaki sambil melihat-lihat barang-barang yang di jual di pinggir jalan. Teman-teman yang lain merasa terlalu lama menunggu kami sehingga mereka ke rumah makan. Aku, Iyong, dan Ocha akhirnya menyusul ke rumah makan itu.

Perjalanan pulang terasa lebih lama. Kami berhenti sejenak di Cibubur untuk merenggangkan badan.
Aku dengan seorang kakak bertukar pikiran dan berbincang-bincang panjang mengenai suatu hal. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan, ada 'kejadian aneh' yang tidak perlu aku ceritakan. Yang paling bodoh adalah ketika hp aku ketinggalan di mobil bang Itor.. -_-" Aaaaarrrggg... How silly I am..
Thank God, Kak Grey have called me and said she will return my mobile phone tomorrow morning.

Dari kejadian-kejadian hari ini, aku merasa, aku sedang ditegur supaya aku berubah menjadi lebih baik dalam hal:
1. Emosi
Hal ini yang belum dapat sepenuhnya aku kontrol. Sering kali aku langsung emosi ketika menghadapi suatu kejadian yang menurut aku di luar kemampuan aku, seperti merasa khawatir berlebihan.. hehe..
2. Pikiran
Ternyata aku terlalu memikirkan perasaan dan kehidupan orang lain yang seharusnya ga usah sampai segitunya aku urusin..
3. Percaya
Semuanya bisa aja terjadi di dalam hidup ini, tapi hanya satu yang ga mungkin terjadi, Tuhan tidak pernah ingkar janji, Ia tidak pernah meninggalkan aku..

Yang paling penting adalah berusaha melakukan apa yang aku ucapkan dan melakukan apa yang aku imani.
 
Takes time to change....
Feel so thankful if now I can open my eyes and take breath, I ask God to always be with me and help me to change me like He wants me to be.

Wednesday, March 21, 2012

(mis)trust

 

Talking with others is still difficult for me.
It begins when I was kid
I have some friends and I told them about a boy that I like.
They told to others.
I told to someone that I used to think I could trust
but she's not.
Well, that makes me so quite about my self, feeling, and mind.
I keep it on me (and my journal day sometime :D)

It is so hard to hard to keep it all alone.
I couldn't share my feeling.
I couldn't share my mind.
And I was suffering uncounciously.

I met someone, I know him very well, I guess..
but not close.
I don't why, I can talk about my feeling like sadness, madness, happy, and hope to him.
Hmm.. but I feel shame about what I've told.
:(
On the other hand, I feel so great than ever.
It just like you trash your dump from home to outside.
Now your home is clean just like new.
You can renovate your home,
:)
Today,
I heard from 'C' that she heard my private story from 'K'..
hmm.. Frankly, I am a bit disapointed...
But now I am a new me.
It's alright.. I don't want to make "a mess in home" again.
Next time, before I tell about my privacy I should make sure that someone wouldn't tell anyone..


To the brother that I talk about my problems.
Thank you for listening.
Thank you for supporting.
Thank you for being there.
God bless you,
and your family,
always.
:) 

Tuesday, March 13, 2012

Sunday, March 11, 2012

Dokter Asep

Hal yang setiap hari Minggu aku mulai biasakan adalah pergi kebaktian ke suatu Gereja. Aku memang bukan menjadi anggota Gereja itu, bahkan berbeda denominasi dengan tempat Gereja aku terdaftar. Namun bukan itu yang mau aku bahas. Ada yang berbeda dalam perjalanan menuju Gereja.
Aku pergi dengan menggunakan kendaraan umum (angkot mania :p)
Aku duduk di depan, di samping supir.

Perjalanan kami di mulai dari Indraprasta. Mobilnya terus melaju hingga berhenti di depan satu warung.
Dalam hatiku, aku berdoa supaya dia tidak membeli rokok dan menghisapnya.
Sungguh, aku benci asap rokok.
Dan benar saja, dia membeli satu batang rokok dan segelas minuman.
Agaknya, doaku terkabul.
Dia mengambil gelas plastik tersebut dan mulai meminum. Rokok yang ia beli dibiarkan tergeletak begitu saja.

Aku mulai gelisah takut terlambat kebaktian lalu aku melihat jam tanganku.
Dia sepertinya mengerti bahwa aku terburu-buru. Lalu ia mulai menancap gas.
Sesekali ia mengajak aku mengobrol.
Dia bercerita tentang pengalamannya sebagai supir angkot.
Dia pernah "ngerjain" bule/ tourist/ backpacker.

Akhirnya setiba di daerah Lodaya, aku memberanikan diri 'menegur' dia yang merokok.
Aku menjelaskan betapa bahayanya rokok dan betapa jahatnya produsen rokok yang sebenarnya menertawakan rakyat Indonesia yang dengan mudahnya 'membakar' uangnya.
Dia merespon dengan berkata bahwa orang Indonesia ini bodoh dan mudah dijajah.
Dia ingin berhenti merokok tapi sangat sulit dan segala macam alasannya yang membuat dia tidak dapat berhenti merokok.
Dari bahasa dan alasan-alasannya, aku perhatikan dia termasuk anak yang cukup cerdas. Logikanya berjalan dengan cukup baik.

Di daerah BTM, aku bertanya kepadanya tentang asal usulnya dan pendidikan yang pernah ia tempuh.
Saat ini, ia berumur 19 tahun dan berasal dari Brebes.
Ia bercerita bahwa ia lulusan SMP dan tidak melanjutkan sekolah.
Ia mengaku bahwa ia tidak terlalu bisa matematika ataupun menghafal.
Pelajaran yang paling ia sukai ia olah raga.
Ia berharap dapat melanjutkan pendidikannya lagi.

Perjalanan kami sudah hampir mendekati pasar Bogor, disitu aku mengajukan satu pertanyaan padanya,
"Cita-cita kamu mau jadi apa?"
Dia diam dalam waktu yang sangat lama. Aku meyakinkan dia untuk menjawab pertanyaanku. Aku bilang, aku mau ke gereja dan akan ku doakan dia agar dia dapat mencapai cita-citanya. Akhirnya sambil tertawa dengan malu-malu, ia menjawab, ingin menjadi dokter.

Tidak terasa aku tiba di tempat tujuanku.
Dia berkata, "haduh... jarang banget ada yang nanyain cita-cita saya".
Lalu ia tidak mau menerima uang yang aku beri sebagai ongkosku.
Aku tetap meletakan uang Rp 5.000,00 dan akhirnya ia memberi Rp 3.000,00 sebagai kembaliannya.

Kami berjabat tangan dan aku menanyakan namanya. Singkat, jelas, padat, namanya "Asep"

Begitu seringnya aku memikirkan diriku sendiri. Mengeluh tentang apa yang tidak aku dapat.
Betapa aku tidak bersyukur dengan apa yang ada.
Asep terlihat begitu jauh dengan cita-citanya sedangkan jarak antara aku dan cita-citaku sangat dekat.
Asep yang seumuran dengan adikku. Aku tidak dapat membayangkan bagaimana jika aku ada di posisi dia.

Aku akan terus berjuang sebagai ungkapan terima kasih pada Tuhan 
dan untuk
Mereka yang belum terjangkau... Mereka yang butuh sentuhan kasih...

Semoga Asep dapat menggapai cita-citanya sebagai dokter. Amin.

Thursday, March 8, 2012

T I M E

8.54 am
I'm at computer room library in Catholic University of Atma Jaya, Jakarta. I went to Campus with super crowded passengers in train. Sleepy. Stand up. And so hard to take a breath. Last night I slept at 12.00 am and this morning I woke up at 5.30 am. And it just too early to be here. My class start on 11.00 am and I have already been here at 8.00 am. I don't know what's on my mind exactly. Why I can't remember my counseling class schedule? Yeah, I will learn to be a great counselor in the class but I'm so sure, I'm the one who need counseling. HA-HA. I am the one who exhausted emotionally, mentally, physically, and spiritually.


Why time goes so fast?
Now, every second feels so precious for me.
In about four months I MUST pass the classes (hopefully with the best score), mastering ALL the personality theories, finish my thesis and also mastering it for the judgment day in July.
I should practice my piano playing. It is also important for me.
And another activities and obligations that I have to live.

 
But I want to be thankful. Praise the Lord. Almighty God. For He never leave me alone. He reminds me to be still. And show me the way on this morning with someone who I met in the lift :)

"Always be full of joy in the Lord. I say it again - rejoice!" (Philippians 4:4 NLT)
I should not only be joyful in good times but also when time are tough.

Thursday, March 1, 2012

okay, holiday is totally over -_-

Akhirnya hari ini: Kamis, 1 Maret 2012, gw kembali menginjakkan kaki di kampus (tercinta) Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Sebenarnya beberapa hari yang lalu juga ke kampus sih untuk ngurusin bayaran supaya bisa terdaftar sebagai mahasiswa aktif di semester genap ini. 
Yup, semester delapan dengan tiga mata kuliah ditambah dengan skripsi.
Ga perlu lah ya gw menjelaskan mengapa gw masih ada kuliah disaat semestinya gw fokus dengan skripsi.
-_-"
Sebenarnya ada beberapa hal yang gw takutkan mengenai skripsi:
1. masalah topik
walaupun udah di approve sama dosen pembimbing dan dosen reviewer karena kemaren itu gw ngobrol-ngobrol sama Cindy, ada sesuatu hal yang bikin ga tenang :(

2. jadwal sidang
ntah mengapa setiap liat jadwal sidang, perasaan gw deg-deg-an dan  merasa gak mampu >_<

Ada satu hal lagi yang mengganjal. "beasiswa". udah berapa kali gw ajuin ke sana-sini, baik dalam negeri dan ke luar negeri, apa boleh dikata, jawabannya "tidak". emang belum saatnya mungkin.
Semester ini dibuka lagi, dan gw merasa sebenarnya peluang gw lebih besar..
tapi... karena gagal, gagal, dan gagal terus.. rasanya capek. :(
pelan-pelan gw coba deh :D

semangaaaaattt.. 

karena masa depan(ku) sungguh ada, dan harapan(ku) tidak akan hilang -Amsal 23:18

:)

alone and lonely.

Semakin tua dan dewasa, aku semakin menyadari betapa sulitnya menerima "it is what it is". Apalagi jika tidak sesuai dengan pemiki...